Pasaman Barat, Sumbar - jejenews.com
Kabar duka menyelimuti keluarga besar Polres Pasaman Barat setelah AKP Evo Nosara, S.H., salah satu personel Polwan yang selama ini dikenal dalam lingkungan kedinasan, berpulang ke Rahmatullah. Kepergian almarhumah pada Sabtu, 19 September 2026, meninggalkan suasana kehilangan yang mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi jajaran kepolisian, rekan sejawat, Bhayangkari, dan masyarakat yang turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Kesedihan itu terasa ketika prosesi pemakaman secara kedinasan dilaksanakan di Taman Makam Bahagia Jambak, Kabupaten Pasaman Barat. Dalam suasana penuh khidmat, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., memimpin langsung penghormatan terakhir bagi almarhumah. Prosesi tersebut menjadi bentuk penghargaan institusi terhadap seorang anggota Polri yang telah menjalankan tugas dan pengabdiannya selama hidup.
Di tengah suasana duka, hadir Ketua Cabang Bhayangkari Polres Pasaman Barat Ny. Panca Agung, ratusan personel Polres Pasaman Barat, keluarga almarhumah, serta masyarakat. Mereka datang bukan sekadar untuk menyaksikan prosesi pemakaman, tetapi untuk mengantarkan seorang perempuan yang pernah menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia menuju tempat peristirahatan terakhirnya.
Banyaknya orang yang hadir menjadi gambaran kuat tentang hubungan kemanusiaan yang terbangun selama almarhumah menjalankan tugas. Di balik seragam dan pangkat yang melekat, seorang anggota Polri tetaplah manusia yang memiliki keluarga, sahabat, rekan kerja, dan masyarakat yang mengenal serta merasakan kehadirannya. Karena itu, kepergian AKP Evo Nosara tidak hanya menjadi kehilangan institusional, tetapi juga kehilangan secara personal bagi mereka yang pernah berada dalam lingkaran kehidupannya.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menyampaikan bahwa kepergian AKP Evo Nosara merupakan kehilangan besar bagi seluruh keluarga besar Polres Pasaman Barat. Ia mengenang almarhumah sebagai sosok Polwan yang tulus, teguh dalam pendirian, penuh semangat, serta memiliki tanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Kapolres, selama menjalankan pengabdian, almarhumah juga dikenal mengutamakan kepentingan tugas dengan tetap menunjukkan sikap rendah hati. Bagi jajaran Polres Pasaman Barat, nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari jejak pengabdian yang tidak berhenti ketika seseorang meninggalkan dunia, karena keteladanan dan kebaikan yang pernah diberikan akan tetap dikenang oleh orang-orang di sekitarnya.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kepergian Almarhumah AKP Evo Nosara, S.H., adalah kehilangan yang sangat besar bagi kita semua. Selama bertugas, beliau adalah sosok Polwan yang luar biasa — tulus hatinya, teguh pendiriannya, dan penuh semangat dalam melayani masyarakat,” ungkap AKBP Agung Tribawanto.
Ungkapan duka juga disampaikan Ketua Cabang Bhayangkari Polres Pasaman Barat Ny. Panca Agung. Atas nama keluarga besar Bhayangkari, ia menyebut almarhumah bukan hanya sebagai rekan kerja, tetapi juga saudara dan sahabat yang menjadi bagian dari keluarga besar Polri. Kenangan mengenai kebaikan, keramahan, serta semangat almarhumah disebut akan tetap hidup dalam ingatan mereka yang pernah mengenalnya.
Di penghujung prosesi, doa bersama dipanjatkan untuk almarhumah. Doa tersebut menjadi simbol kepasrahan sekaligus harapan agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah, mengampuni segala kekhilafan, memberikan tempat terbaik bagi almarhumah, serta memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Bagi keluarga besar Polres Pasaman Barat, hari itu menjadi sebuah perpisahan yang berat, tetapi juga momentum untuk mengenang kembali arti sebuah pengabdian.
Selamat jalan AKP Evo Nosara, S.H. Seragam dan tugas boleh berakhir, tetapi nilai pengabdian, kebaikan, serta kenangan yang ditinggalkan akan terus menjadi bagian dari perjalanan orang-orang yang pernah bersamanya. Dari Taman Makam Bahagia Jambak, doa mengiringi langkah terakhir seorang abdi negara menuju keabadian. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan serta ketabahan.